TOP GUIDELINES OF CINA BENTENG

Top Guidelines Of cina benteng

Top Guidelines Of cina benteng

Blog Article

To understand if a Tatung is ready to join the parade, he has to go to a monastery the working day before the event to take part in a selection procedure. He has got to toss tow wooden sticks, if both equally sticks clearly show the identical aspect, he can perform the Tatung ritual and be part of the parade devoid of operating the risk of receiving injured.

PENDAHULUAN Indonesia adalah bangsa yang kaya akan keanekaragaman budayanya, ini merupakan sebagai salah satu ciri khas dari bangsa Indonesia yang unik. Sangat unik karena ketika pada umumnya sekelompok masyarakat membentuk sebuah bangsa atau Negara berdasarkan kesamaan budaya, Indonesia justru terbentuk dari sebuah kebersamaan hati yang melampaui segala macam perbedaan, salah satunya adalah perbedaan budaya. Di antara puluhan ribu budaya yang ada di bumi pertiwi ini, ada budaya yang dikenal dengan nama budaya Peranakan Tionghoa. Peranakan Tionghoa adalah bagian dari budaya bangsa Indonesia yang indah dan begitu melimpah dengan makna sosio-historis. Peranakan Tionghoa kerap dipandang sebagai suatu komunitas dengan stereotip khas Orde Baru: anti sosial, gila uang dan tidak peduli lingkungan. Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami budaya ini secara utuh, karena terjadinya serangkaian gelombang politik dan ekonomi dalam perjalanan menuju suatu bangsa yang sesungguhnya sangat majemuk. (Santosa, 2012:nine) Peranakan Tionghoa sudah menyebar di Nusantara, salah satunya adalah masyarakat Cina Benteng. Walaupun masyarakat Cina Benteng berkulit lebih hitam sehingga berbeda dengan masyarakat Tionghoa lainnya, tetapi mereka masih menghormati leluhurnya. Masyarakat Cina Benteng masih memelihara budaya yang telah diturunkan, termasuk upacara kematian. Dalam menjalankan penelitian ini, tujuan dari penulis adalah untuk mengetahui mengenai tiap-tiap tahap dari prosesi upacara kematian masyarakat Cina Benteng dan untuk mengetahui makna dari upacara kematian masyarakat Cina Benteng, dan juga untuk mengetahui karakteristik adat yang terdapat pada upacara kematian masyarakat Cina Benteng. Penulis berharap setelah mengetahui tentang karakteristik adat dari masyarakat Cina Benteng, bisa menambah kesadaran penduduk setempat dalam mempertahankan kesadaran budaya. Agar penelitian ini tidak meluas, penulis menempatkan ruang lingkup penelitian pada prosesi upacara kematian masyarakat Cina Benteng di Tangerang, termasuk proses isi dan makna dari upacara kematian masyarakat Cina Benteng. Penulis mengumpulkan knowledge dengan cara melaksanakan wawancara dengan penduduk setempat di kota Tangerang tepatnya di desa Selapajang. Eunike Febrianka Silas (2012) dalam skripsinya yang berjudul Perancangan Komunikasi Visible Animasi Dokumenter “Hitaci – Sejarah Tentang Cina Benteng” menyatakan bahwa walaupun masyarakat Cina Benteng berkulit hitam dan sudah kawin – campur dengan masyarakat Pribumi, namun mereka masih menjunjung tinggi dan tetap melestarikan kebudayaan leluhur mereka yang tetap mereka jaga dan mereka wariskan secara turun temurun.

Disamping itu, kebiasaan memberikan amplop merah juga diberikan dari mereka yang telah menikah kepada para anggota keluarga yang belum menikah. Amplop-amplop merah ini umumnya diisi sejumlah uang dan beberapa catatan yang berisi doa kebaikan.

Terdapat beberapa makanan ‘wajib’ yang harus disajikan saat Cap Go Meh tiba. Makanan-makanan ini memiliki makna tertentu, sehingga menjadi perwujudan doa dan harapan dari masyarakat yang merayakannya.

Makanan khas Imlek yang halal pertama adalah Jeruk santang. Jeruk ini menjadi salah satu jenis buah yang banyak more info ditemukan terutama pada saat momen hari raya imlek.

Social Accountability Besides its various innovations and investments within the fields of investigate, manufacturing and technology, Imlek also cares about Serbia’s citizens leading an improved and good quality present day everyday living and needs to lead in that process. Apart from becoming market place orientated, In addition, it spots significant focus on societal problems, improving collective consciousness and investing in socially beneficial actions, largely choosing things to do that will be sure that the youngest ones have a safe natural environment as well as a more healthy upbringing.

Tak hanya Barongsai, ada pula tarian Liong yang diisi oleh lebih banyak penari di dalamnya. Sesuai dengan namanya yang dalam bahasa Tiongkok berarti naga, tarian atraksi ini menggunakan banyak orang dan membentuk meliuk selayaknya naga yang sedang bergerak atau terbang.

tentang sejarah Museum dan Kecap Benteng. Foto lantai two museum bisa dilihat di Web site. Yang menarik adalah reduction di bagian atas museum terbuat dari keramik.

Pada malam menjelang tahun baru, setiap keluarga Tionghoa akan mengadakan jamuan makan malam, dimana setiap anggota keluarga inti diwajibkan hadir untuk bersantap bersama.

Sepanjang siang hingga malam hari, berbagai pertunjukan seni Betawi dan Tionghoa tampil silih berganti pada beberapa panggung hiburan. Atraksi barongsai dan liong

Berbagai kelompok bahasa dan budaya Tionghoa mempunyai praktik perayaan yang berbeda-beda antara satu sama lainnya. Kelompok mayoritas Tionghoa-Indonesia adalah Hokkien, maka perayaan yang bercirikhas dari kelompok inilah yang paling dominan terlihat di Indonesia.

Ritual tersebut kemudian diadopsi oleh masyarakat umum dan menyebar hingga ke seluruh China serta beberapa wilayah Asia.

Perayaan kala itu masih dilaksanakan tertutup oleh kalangan istana dan belum tersebar luas. Selain itu, terdapat pula makna tersendiri mengenai Cap Go Meh pada agama Konghucu. Pada agama tersebut, Cap Go Meh diperingati sebagai hari untuk berdoa kepada Tuhan terkhusus tentang orang tua. Misalnya hal baik yang akan datang, rezeki yang berlimpah, hingga kesehatan yang senantiasa diberikan.

Mise en Scene merupakan elemen-elemen Visible yang terlihat dalam sebuah body film yang dimana elemen-elemen tersebut saling berkaitan satu sama lain sehingga movie tersebut akan lebih terasa untuk yang menontonnya.

Report this page